27 Nov

Hapus Guratan Stretch Mark Usai Melahirkan

Ibu Hamil
Oleh: Mitu Baby

Saat si Kecil lahir, suka cita memenuhi hari-hari Moms dan suami. Lalu bagaimana saat sang pasangan menyinggung guratan-guratan halus pada kulit Moms atau stretch mark? Kegembiraan Moms mungkin sedikit terganggu. Jangan khawatir baca terus artikel ini hingga tuntas untuk tahu cara menghilangkannya.

 

Stretch mark biasanya timbul pada kehamilan yang mengalami obesitas, dimana ibu hamil tidak dapat mengontrol nafsu makan selama kehamilannya. Kenaikan berat badan yang berlebihan dan cepat adalah salah satu faktor yang paling umum menyebabkan stretch mark

Apakah Stretch mark sebenarnya? Stretch mark adalah garis-garis linear yang muncul pada kulit yang membesar (hamil/obesitas) yang membentuk garis-garis lurus pada kulit. Awalnya garis tersebut berwarna merah, merah muda, ungu atau kecoklatan dan semakin lama garis tersebut berwarna putih atau keabu-abuan. Guratan yang biasanya muncul di perut, paha, dan bokong, serta lengan atas bagian dalam ini, menimbulkan gatal yang akhirnya menimbulkan garis-garis.

Mungkinkah stretch mark dihilangkan? Perlu Mom ketahui bahwa genetika berperan cukup besar dalam kemunculan stretch mark. Artinya, jika ibu Moms mengalami stretch mark, kemungkinan besar Moms juga akan mengalami hal yang sama. Meski begitu, penambahan berat badan yang drastis lah yang paling sering terjadi pada ibu hamil dan usai melahirkan.

Kebanyakan penelitian menunjukkan bahwa krim topikal tidak banyak membantu menghilangkan stretch mark. Sebuah tinjauan terhadap enam penelitian ilmiah mengenai stretch mark yang diterbitkan pada tahun 2012 menemukan,  krim topikal tidak lebih efektif daripada plasebo.

Satu studi terbaru yang dipublikasikan dalam International Journal of Cosmetic Science mengungkapkan, pelembap yang mengandung hydroxyprolisilane-C, minyak rosehip, Centella asiatica triterpen dan vitamin E, dapat digunakan untuk menyamarkan stretch mark. Situs Baby Center juga merekomendasikan penggunaan krim atau losion yang mengandung Retin-A dan asam glikolat. Tapi masalahnya, Retin-A tidak dianjurkan selama kehamilan atau saat menyusui.

Moms bisa mencoba microdermabrasion untuk menghilangkan stretch mark. Pengobatan ini menggunakan kristal yang menembus ke kulit. Kristal lembut itu mengikis permukaan kulit. Microdermabrasion adalah terapi yang menghilangkan lapisan kulit paling atas untuk mendorong pertumbuhan kulit baru yang lebih elastik.

Di antara dua pendekatan itu, pendekatan terapi laser mungkin lebih menjanjikan. Majalah Oprah mengatakan, terapi bernama Pulse-dyed laser dan fractional nonablative laser, meski cukup mahal tapi dapat memudarkan stretch mark dan memerbaiki tekstur kulit.