04 Sep

Penting! Ketahui Hal Berikut Saat Periksa Rutin Bayi Usia 0-1 Bulan

Yang Terbaik untuk si Kecil
Oleh: dr. Vinny Yoanna, Sp.A

Mengunjungi dokter anak secara teratur untuk memastikan bahwa Si Kecil berkembang sehat adalah hal yang penting. Sebagai orangtua, kadang Moms mengalami kebingungan hal apa saja yang perlu didiskusikan dengan dokter secara mendalam saat kunjungan rutin tersebut.
Kini Moms tak perlu bingung lagi. Berikut ini adalah petunjuk hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian dalam pemeriksaan tumbuh kembang bayi di bulan pertama sejak kelahirannya. Moms dapat mencetaknya dan menempelnya di kulkas sebagai pengingat.


Di rumah sakit, dokter dan/atau perawat mungkin akan:

  • Memeriksa berat, panjang, dan lingkar kepala bayi dan mencocokkannya dengan grafik pertumbuhan yang biasa terpasang di dinding ruang periksa.
  • Mengajukan pertanyaan untuk menemukan apakah bayi Moms ada masalah kesehatan dan menawarkan saran perawatan meliputi:
    1. Makanan

      ASI adalah yang terbaik untuk bayi baru lahir. Bayi yang baru lahir harus diberi ASI sesuai dengan rasa lapar Si Kecil biasanya setiap satu sampai tiga jam sekali. Kadang dokter atau perawat ingin tahu teknik Anda menyusui dan jika mereka merasa ada yang kurang pas, mereka akan membantu dengan teknik yang benar.

    2. BAB dan BAK bayi

      Biasanya, bayi ASI berganti popok basah karena BAK sebanyak satu atau dua kali sehari atau sekitar enam popok untuk 3-5 hari. Plus, satu kali lagi ganti popok yang kotor karena BAB sebanyak satu kali sehari.  Kotoran bayi baru lahir umumnya berwarna gelap di hari pertama, kemudian menjadi lebih lunak dan berwarna kuning kehijauan pada hari ke tiga atau empat.

    3. Tidur

      Biasanya bayi baru lahir bisa tidur 18 jam sehari atau lebih dan sering terbangun karena haus dan lapar. Umumnya, bayi ASI minta disusui setiap satu hingga tiga jam sekali, sedangkan bayi yang diberi susu formula setiap dua sampai empat jam sekali (susu formula membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga bayi merasa kenyang lebih lama). Bayi yang baru lahir tidak tidur lebih dari empat jam di waktu antara menyusui sampai mereka memiliki berat badan yang baik dan ini biasanya terjadi dalam beberapa minggu pertama. Setelah itu, bayi akan tidur dalam waktu yang lebih lama.

  • Melakukan pemeriksaan fisik mencakup pemeriksaan mata, denyut jantung bekas tali pusat dan memeriksa kembali, pinggul dan kaki bayi.
  • Memberikan imunisasi pertama
    Umumnya, imunisasi BCG diberikan saat bayi baru lahir dan Hepatitis B dalam waktu 12 jam setelah bayi lahir. Di kunjungan pertama pemeriksaan, dokter mungkin akan memberikan imunisasi polio kepada bayi Ibu. Pastikan Ibu memiliki jadwal imunisasi lengkap dan wajib untuk bayi. Jika belum punya, silakan minta ke dokter anak Moms.
  • Melakukan tes skrining. Tumit bayi akan ditusuk untuk mengambil sampel kecil darah untuk menguji kemungkinan adanya penyakit berbahaya tertentu. Bayi Anda juga bisa mendapatkan tes pendengaran.
Bulan ke-1


Dokter dan/atau perawat mungkin akan:

  • Memeriksa berat, panjang, dan lingkar kepala bayi dan mencocokkannya dengan grafik pertumbuhan yang biasa terpasang di dinding ruang periksa.
  • Mengajukan pertanyaan untuk menemukan apakah bayi Anda ada masalah kesehatan dan menawarkan saran perawatan meliputi:
    1. Makanan

      Bayi harus diberi makan ketika mereka tampak lapar. Pada usia ini, bayi yang diberi ASI akan makan sekitar delapan sampai dua belas kali dalam jangka waktu 24 jam. Bayi yang diberi susu formula mengonsumsi sekitar 24 ons sehari.

    2. BAB dan BAK

      Bayi akan menghasil beberapa popok basah perhari. Jumlah popok yang kotor bervariasi namun kebanyakan bayi ASI akan memiliki tiga atau lebih popok kotor dalam satu hari. Sekitar usia enam minggu, bayi ASI bisa tidak BAB selama beberapa hari sedangkan bayi yang diberi susu formula minimal akan BAB satu kali sehari. Beritahu dokter jika Ibu mengkhawatirkan apapun tentang pola BAB bayi.

    3. Tidur

      Bayi usia ini tidur sekitar 16 jam sehari, termasuk empat sampai lima kali tidur siang. Bayi ASI masih sering bangun untuk minta susu di malam hari, sedangkan bayi yang minum susu botol dapat tidur untuk waktu yang lebih lama.

  • Melakukan pemeriksaan fisik mencakup pemeriksaan mata, denyut jantung, perut, dan pemeriksaan pinggul.
  • Memerbarui imunisasi sesuai jadwal yang ditetapkan Ikatan Dokter Anak atau pemerintah.
27 Nov
27 Nov
Yang Terbaik untuk si Kecil

Tips Kompak Mengurus si Kecil

27 Nov