27 Nov

Tips Kompak Mengurus si Kecil

Yang Terbaik untuk si Kecil
Oleh: Mitu Baby

Saat si Kecil lahir di dunia, kebahagiaan luar biasa pasti dirasakan baik Moms dan suami. Tapi, tanggung jawab besar pun harus siap diemban agar si Kecil tumbuh dan berkembang dengan baik. Oleh karena itu, kerjasama yang solid harus terbangun antara Moms dan suami. Semoga tips ini dapat membantu bagi Moms dan ayah si Kecil ya.

 

Ada hal yang positif ketika kedua orang tua bisa bekerjasama sebagai satu tim. Di jaman sekarang, pria lebih terlibat dalam pengasuhan anak dan ini akan membantu para Ayah mengembangkan ikatan yang kuat dengan anak mereka. Anak pun merasakan dan melihat bahwa peran pria dan wanita keduanya penting untuk kehidupan keluarga.

Banyak tugas dan pekerjaan rumah tangga yang tidak dapat dihindari, dan mungkin tidak ada pembagian kerja yang bisa disebut ideal. Tapi ketika orangtua bekerja sama, berkomunikasi, dan bekerja sama, semua orang akan bahagia, termasuk si Kecil yang baru lahir.

1. Tentukan tujuan

Kehadiran bayi baru akan mengubah banyak hal. Bayi baru lahir akan membutuhkan kelekatan dengan orang tua dan perawatan yang intens hampir setiap waktu. Mereka perlu disusui setidaknya setiap dua sampai tiga jam, membersihkan popok, dan lain sebagainya. Sementara itu, berbagai pekerjaan rumah tangga lain tetap ada dan menuntut untuk diperhatikan. Bagaimana cara menjalani semua ini, sambil masih memiliki  waktu untuk satu sama lain dan diri sendiri?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, pikirkan lagi tentang apa yang sebenarnya Moms  dan Ayah  inginkan dan butuhkan. Tujuannya bukan untuk membagi kerja 50-50, tapi mencoba untuk menemukan cara untuk menyeimbangkan tanggung jawab sebagai orang tua baru dan menjaga Anda berdua merasa bahagia, produktif, dan dihargai.

2. Daftar tugas dan tanggung jawab

Buat daftar pembagian tugas untuk satu minggu, kemudian bandingkan daftar Moms dan Ayah  sambil bertanya tentang:

Bagaimana pikiran Moms melihat kedua daftar tersebut?

Apakah ada tanggung jawab yang ingin Moms ubah?

Apakah ada tugas yang sangat  Moms tidak suka atau sangat memberatkan?

Apakah Moms tetap dapat memiliki waktu istirahat di sela-sela daftar tugas yang ada? 

Apakah  Moms dapat bertukar tugas dengan pasangan?

Latihan ini dapat memberi gambaran sudut pandang pasangan: Jangan heran jika daftar satu orang sangat panjang dan yang lain tidak. Dengan daftar di tangan, cobalah untuk berkompromi. Mungkin Moms bisa bergiliran atau justru melakukan tugas-tugas yang sangat sulit secara bersama-sama. Tetaplah fleksibel walau tugas telah dibagi. Bersedialah untuk saling membantu bila memungkinkan.

3. Daftar kebutuhan bayi

Moms dan Ayah perlu menyesuaikan diri dengan ide untuk mendahulukan kebutuhan bayi yang baru lahir, termasuk menyesuaikan jadwal, ketimbang kebutuhan Anda berdua. Mulailah berdiskusi tentang pembagian kerja sebelum bayi lahir. Buatlah daftar semua tugas-tugas yang diperlukan dalam merawat bayi. Jika Moms mengalami kesulitan, berkonsultasilah dengan teman dan anggota keluarga yang sudah berpengalaman menjadi orang tua. Bicarakan tentang bagaimana Moms harus mengerjakan tugas-tugas baru itu (dan apakah Anda harus saling membagi tugas). Pada hari-hari awal kehidupan bayi yang baru lahir, misalnya, banyak pasangan menemukan kenyataan bahwa Moms menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menyusui dan Ayah berakhir dengan tugas membereskan dan membersihkan rumah, termasuk mengurus bekas popok bayi.

4. Antisipasi dan komunikasi

Sangat penting bagi Moms untuk memberitahu satu sama lain mengenai apa yang Moms inginkan dan butuhkan. Cobalah untuk mengekspresikan diri secara jelas dan spesifik, tanpa menyalahkan dan menghakimi. Misalnya, ketika Moms membutuhkan bantuan, beritahu Ayah apa yang Moms inginkan (Bisakah kamu menjaga bayi supaya saya bisa berisitirahat sejenak atau sekedar menyiapkan makan malam?).  Jika Moms dan Ayah berdua ternyata jadi berkelahi karena pembagian tugas, diamkan masalah itu beberapa saat sampai Anda berdua tenang untuk mencari tahu apa masalah sebenarnya dan bagaimana solusinya. Ada begitu banyak tugas maupun aktivitas yang harus dilakukan dengan kehadiran bayi baru di rumah, di atas semua pekerjaan rumah tangga lain. Diharapkan dengan perencanaan dan komunikasi yang baik, Anda berdua pasti dapat mengatasi tanggung jawab baru bersama-sama.

27 Nov
27 Nov
Yang Terbaik untuk si Kecil

Tips Kompak Mengurus si Kecil

27 Nov