Bayi 0-6 Bulan Bayi Baru Lahir 26 September 2018

15 Makanan Terbaik Untuk Bayi

Oleh: dr. Vinny, Sp.A

BAGIKAN

Ketika memasuki usia 6 bulan, bayi tentu membutuhkan asupan makanan tambahan yang dikenal dengan MPASI atau makanan pendamping ASI. Agar semua kebutuhan vitamin dan nutrisi si Kecil dapat terpenuhi, berikut adalah daftar makanan yang bisa Moms berikan untuk si Kecil:

Pisang
Pisang adalah buah yang kaya akan karbohidrat. Selain itu, pisang juga mampu memberikan energi cadangan yang diperlukan tubuh dan juga memberikan efek positif bagi pencernaan bayi.

Ubi jalar 
Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat dan potasium yang baik, kaya akan vitamin C serta serat yang merupakan sumber beta-karoten yang berfungsi sebagai antioksidan yang tentu dapat membantu mencegah beberapa jenis penyakit seperti kanker dan radikal bebas.

Alpukat
Alpukat memiliki kandungan zat gizi yang kaya akan lemak yang baik. Alpukat dapat dengan cepat membuat si Kecil merasa kenyang, hal ini dikarenakan tingginya kandungan lemak pada alpukat.

Telur
Telur mengandung banyak vitamin dan zat yang baik bagi tubuh. Putih telur mengandung protein dan kuning telur menghasilkan vitamin A, D, E, dan B12. Kuning telur juga memiliki kolin, yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan otak manusia. Secara tradisional, dokter anak menyarankan orang tua untuk tidak memberikan telur, terutama putih telur sampai tahun pertama karena potensi reaksi alergi yang mungkin akan timbul. Tapi saran itu kini telah berubah, dan beberapa ahli percaya bahwa penundaan tersebut ternyata hanya berlaku bagi keluarga yang memiliki riwayat alergi. Karena telur merupakan sumber protein dan nutrisi lainnya, maka konsultasikanlah dengan dokter kapan waktu yang tepat untuk memberikan telur kepada buah hati Moms.

Wortel
Wortel memiliki jumlah beta-karoten yang besar. Di dalam tubuh, beta-karote akan dikonversi menjadi vitamin A. Wortel memiliki rasa manis alami yang membuat bayi menyukainya. Ketika membuat wortel untuk si Kecil, pastikan Moms memasaknya sampai sangat lembut. Lalu haluskan sampai benar-benar halus agar mudah dicerna. Aatu dapat juga dijadikan “finger food” 

Yogurt
Yogurt menghasilkan kalsium, protein dan fosfor yang penting untuk kesehatan  tulang dan gigi. Yogurt juga memiliki probiotik, yaitu jenis bakteri baik yang membantu pencernaan dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Namun, hindari yogurt berperasa, yang tinggi gula. Jika Moms ingin menambah rasa, campurkan dengan sedikit buah. Konsultasikan juga pada dokter, kapan Moms bisa memberikan yogurt pada si Kecil.

Sereal Bayi
Sereal diperkaya  zat besi yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi. Jika bayi telah berusia diatas satu tahun, mungkin Moms dapat mencampurkan sereal dengan sedikit buah-buahan yang dapat membangkitkan nafsu makannya.

Keju
Keju merupakan sumber protein yang baik, yang juga mengandung nutrisi penting dan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Keju juga mengandung vitamin B2, yang dapat mengubah protein, lemak dan karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh.

Ayam
Ayam mengandung protein dan juga merupakan sumber vitamin B6 yang dapat digunakan sebagai energy ekstra dalam tubuh.

Daging Merah
Daging merah mengandung zatbesi yang mudah diserap oleh si Kecil. Zat besi membantu sel darah merah membawa oksigen ke seluruh sel tubuh yang penting untuk perkembangan otak.

Labu Kuning (Waluh)
Buah ini merupakan sumber beta-karoten yang berfungsi sebagai antioksidan, memiliki vitamin C, vitamin B, kalium, serat, folat dan beberapa asam lemak omega-3.

Ikan
Lemak ikan, seperti salmon, memberikan vitamin yang larut dalam lemak serta lemak esensial, seperti DHA, yang mendukung perkembangan otak dan mata serta system kekebalan tubuh si Kecil. Ikan bisa saja menyebabkan alergi, sehingga konsultasikanlah dengan dokter sebelum memberikannya.

Tomat
Tomat kaya akan lycopene, pigmen merah pada tomat yang berguna sebagai antioksidan untuk mencegah kanker dan penyakit jantung. Lycopene dapat diserap lebih efisien oleh tubuh jika tomat dikukus dan ditambahkan minyak zaitun pada tomat yang telah dikukus

Kacang polong
Kacang polong yang mengandung vitamin K dan nutrisi lainnya dapat bekerja bersama kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang yang sehat. Kacang polong juga merupakan sumber dari vitamin A dan C, serta asam folat dan vitamin B.

Brokoli
Brokoli merupakan sumber vitamin C yang juga mengandung beta-karoten, asam folat, zat besi, kalium dan serat. Jika si Kecil tidak tertarik pada rasa brokoli, Moms dapat mencampurnya dengan sayuran manis, seperti kentang manis atau butternut squash.