Bayi 0-6 Bulan Bayi Baru Lahir 26 September 2018

Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bagi si Kecil Usia 2-4 Bulan

Oleh: dr. Vinny Yoanna, Sp.A

BAGIKAN

Apakah Moms rutin memeriksa perkembangan si Kecil ke dokter anak? Sebagai orangtua, kadang Moms mengalami kebingungan hal apa saja yang perlu didiskusikan dengan dokter secara mendalam saat kunjungan rutin tersebut. Kini, Moms tak perlu bingung lagi. Berikut ini adalah petunjuk hal-hal apa saja yang perlu menjadi perhatian dalam pemeriksaan tumbuh kembang di tiap tahapan usia anak.

Bulan ke-2

Saat pemeriksaan, dokter akan:

  1. Memeriksa berat, panjang, dan lingkar kepala si Kecil dan mencocokkannya dengan grafik pertumbuhan yang biasa terpasang di dinding ruang periksa.
     
  2. Mengajukan pertanyaan untuk menemukan apakah si Kecil Moms ada masalah kesehatan dan menawarkan saran perawatan meliputi:

    Makanan. Susu tetap diberikan sesuai  permintaan (ketika si Kecil lapar). Di usia ini, seharusnya Moms sudah dapat memprediksi jadwal lapar si Kecil. Ada periode ketika si Kecil ingin makan lebih banyak. Kebanyakan pada usia ini, si Kecil akan menyusui sekitar delapan kali dalam jangka waktu 24 jam atau minum sekitar 26-28 ons (780-840 ml) susu formula sehari.

    BAB dan BAK. Si Kecil menghasilkan beberapa popok basah perhari dan cenderung memiliki lebih sedikit popok yang kotor karena BAB. Bentuk kotoran si Kecil ASI  lembut dan mungkin sedikit berair. Sedangkan si Kecil yang diberi susu formula cenderung sedikit lebih solid tapi seharusnya tidak menyebabkan sembelit.

    Tidur. Si Kecil mungkin akan mulai  terjaga lebih lama dan lebih waspada pada siang hari, dan lebih banyak tidur di malam hari. Meski begitu, Bangun di malam hari karena lapar tetap dianggap normal.
     
  3. Melakukan pemeriksaan fisik  mencakup pemeriksaan mata, denyut  jantung, pinggul dan memerhatikan gerakan si Kecil.
     
  4. Memerbarui imunisasi sesuai jadwal yang ditetapkan Ikatan Dokter Anak atau pemerintah.

Bulan ke-4

Saat pemeriksaan, dokter akan:

  1. Memeriksa berat, panjang, dan lingkar kepala si Kecil dan mencocokkannya dengan grafik pertumbuhan yang biasa terpasang di dinding ruang periksa.
     
  2. Mengajukan pertanyaan untuk menemukan apakah si Kecil Anda ada masalah kesehatan dan menawarkan saran perawatan meliputi:

    Makanan. Si Kecil tetap hanya bergantung pada ASI atau susu formula hanya saja jumlahnya bertambah banyak. Tetap susui si Kecil sesuai dengan permintaannya.

    BAB dan BAK.  Si Kecil usia ini lebih banyak memerlukan popok. Ada si Kecil yang BAB hanya sekali dan ada yang beberapa kali. Hal ini normal selama tekstur kotoran lunak dan tidak menyebabkan si Kecil sembelit. Beritahu  dokter  jika kotoran si Kecil Moms terlalu keras, kering dan sulit untuk dikeluarkan.

    Tidur. Pada usia ini, si Kecil tidur sekitar 14 jam sehari dengan dua atau tiga kali tidur siang. Kebanyakan si Kecil "tidur sepanjang malam" selama sekitar lima atau enam jam. Beberapa si Kecil, terutama mereka yang mendapat ASI, mungkin masih terbangun di malam hari. Tapi kebanyakan tidak lagi membutuhkan menyusu tengah malam.
     
  3. Melakukan pemeriksaan fisik  mencakup pemeriksaan mata, denyut jantung,  pinggul dan gerakan si Kecil.
     
  4. Memerbarui imunisasi sesuai jadwal yang ditetapkan Ikatan Dokter Anak atau pemerintah.