Bayi 0-6 Bulan Bayi Baru Lahir 26 September 2018

Stimulasi Motorik Untuk Bayi Usia Satu Bulan

Oleh: dr. Vinny Yoanna, Sp.A

BAGIKAN

Secara kasat mata, aktivitas bayi di bulan pertamanya hanyalah tidur, menangis, buang air dan menyusui. Padahal, bayi telah belajar menerima rangsangan atau stimulasi dari lingkungannya sejak di dalam kandungan lho. Hal inilah yang membuat otaknya tumbuh dan berkembang. Moms bisa membantu pertumbuhan motoriknya sedini mungkin, bahkan di bulan pertama si Kecil. Simak lebih lanjut caranya di sini yuk.

Di bulan pertamanya, si Kecil gemar melihat mainan dengan warna-warna kontras seperti merah, paduan hitam dan putih, biru, kuning dan oranye. Si Kecil akan menikmati bermain dengan mimik wajah atau pola seperti spiral. Di usia satu bulan, si Kecil juga bisa mendengar dan mengenali suara ibunya. Dia juga akan terkejut jika mendengar suara-suara asing dan menangis.

Meskipun kontak mata adalah salah satu cara bayi memberitahukan bahwa dia perlu diperhatikan, menangis adalah cara yang paling umum yang digunakan bayi untuk berkomunikasi dengan lingkungan terutama dengan Moms.

Bagaimana dengan perkembangan motoriknya? Pada usia satu bulan, bayi sudah bisa mengangkat kepalanya sedikit untuk beberapa waktu saat berbaring tengkurap, atau sedikit menengok ke samping saat berbaring telentang. Ini membantunya eksplorasi lingkungan sekitarnya dengan indera penglihatan.

Untuk membantu perkembangan motorik bayi di usia ini, Moms bisa melakukan:

  1. Menatap mata Si Kecil.
    Atau jika dia sedang memandang Moms, balaslah pandangannya. Hal ini penting untuk mengukuhkan ikatan batinnya dengan Moms, juga membantu pertumbuhan otaknya. Pertumbuhan otak ini penting lho untuk perkembangan motoriknya.
     
  2. Tersenyum pada si Kecil.
    Saat si Kecil melihat Moms tersenyum, dia melepaskan zat kimia alami dalam tubuhnya. Hal ini membuat bayi merasa nyaman dan aman. 
     
  3. Bercerita dan bernyanyi.
    Luangkanlah waktu untuk membacakan cerita atau bernyanyi bersama si Kecil. Hal ini membantunya untuk mengenali suara dan kata-kata. 
     
  4. Bermain dengan tangan dan kakinya.
    Ajak si Kecil bermain dengan memberi rangsangan dapat berupa sentuhan, gelitik dan pijatan. Coba ayuhkan kaki si Kecil untuk membantu mobilisasi pencernaannya, sehingga lebih lancar buang air besar.
     
  5. Pijat bayi.
    Pijat bayi ampuh lho Moms untuk membangun hubungan batin dengan si Kecil. Pijat juga membuat si Kecil menjadi santai dan tenang. Cobalah memijat seluruh tubuh si Kecil dengan perlahan dan lembut di ruangan yang hangat setelah selesai mandi.