Kehamilan Bayi Baru Lahir 26 September 2018

Tips Pilah Pilih Kosmetik Bagi Ibu Hamil

Oleh: dr. Gita Pratama, SpOG

BAGIKAN

Siapa yang tak ingin cantik, termasuk saat sedang hamil? Tampil cantik memang jadi naluriahnya seorang wanita. Tapi saat Moms sedang mengandung si Kecil, hobi merias muka harus dilakukan lebih hati-hati ya, terutama pemilihan kosmetik. Pasalnya, apa yang Moms pakai akan berpengaruh terhadap janin yang ada di dalam kandungan. Nah, ini dia tips untuk Moms hamil memilih kosmetik, agar tetap cantik sekaligus aman bagi si Kecil.

Beberapa bahan kosmetik akan menyerap ke dalam darah, sehingga sebaiknya dihindari untuk menghindari hal-hal buruk yang terjadi. Berikut ini produk kosmetik yang aman dan sebaiknya dihindari karena berbahaya bagi janin.

Cat kuku

Sebuah studi di North Carolina, Amerika Serikat, menemukan peningkatan risiko aborsi spontan pada karyawan salon kuku. Trio beracun yang terdapat pada kuteks: dMomstil ftalat, formalin dan toluena, menjadi penyebabnya. Meski pembuat cat kuku sudah mengurangi kandungan bahan beracun ini, namun banyak bahan kimia yang terdapat pada kuteks yang juga cukup berbahaya bagi janin. Jadi lebih baik biarkan kuku Moms tanpa kuteks. Manjakan diri Moms dengan manikur dan atau pedikur tanpa menggunakan bahan kimia apa pun. Pastikan untuk memilih salon berventilasi jika Moms menginginkan perawatan di salon.

Pencerah kulit

Produk pencerah kulit mengandung bahan kimia yang mengganggu proses enzimatik. Hal ini menyebabkan produksi melanin, yang justru menggelapkan kulit. Bahan aktif produk pencerah kulit biasanya adalah hydroquinone atau glutathione. Merkuri telah dieliminasi dari produk pemutih karena bisa mengakibatkan masalah kesehatan. Bahan alternatif seperti hydroquinone memang lebih aman tapi tetap tidak disarankan untuk digunakan pada saat hamil. Bila Moms ingin menggunakan pencerah kulit, tunggulah sampai Moms melahirkan. Lebih baik kulit lebih gelap tapi aman daripada kulit cerah tapi berbahaya bagi tumbuh kembang janin.

Mom juga sebaiknya berhati-hati saat menggunakan produk kosmetik. Hindari kosmetik yang mengandung retinol atau salicyclic acid (ditemukan pada beberapa make up untuk kulit berjerawat). Jika Moms memang ingin make up, pastikan yang Moms gunakan hanya produk berbahan mineral.

Penghilang bulu

Bahan aktif dalam produk penghilang bulu biasanya asam tioglikolat. Tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa bahan kimia ini tidak aman pada kulit selama kehamilan. Tapi tidak ada juga penelitian yang menunjukkan bahan tersebut aman. Uni Eropa membatasi bahan ini maksimal 5% di produk penghilang bulu. Karena belum ada penelitian lebih jauh tentang produk ini, sebaiknya Moms bersikap hati-hati dengan tidak menggunakan selama kehamilan.

Parfum

Banyak wewangian mengandung phtalates. Ada berbagai phtalates, beberapa di antaranya adalah kurang berbahaya daripada yang lain. Tapi bahan ini jarang ditulis pada label. Jika Moms tidak yakin produk ini bebas dari phtalates dengan potensi toksisitas reproduksi, lebih baik untuk menghindarinya selama kehamilan. Phthalates dapat meniru hormon alami dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Masker

Bau masker yang kuat atau yang mengeluarkan debu tidak baik digunakan pada saat hamil. Masker bisa masuk ke dalam tubuh Moms lewat udara dan penyerapan langsung melalui kulit. Jika Moms tidak yakin bahwa produk yang Moms gunakan itu aman, maka minimalkan kontak dengan menghindari perawatan yang bertahan lama atau bau yang kuat. Daripada menggunakan masker yang mungkin mengandung bahan kimia, sebaiknya Moms menggunakan cara yang alami. Misalnya menggunakan putih telur yang bisa Moms gunakan sebagai masker.